OS: Proyek Akhir (OBE-Centric)
Posisi Proyek Akhir dalam Alur Sistem Operasi
Mengacu pada pendekatan Outcome-Based Education (OBE), proyek akhir bukan tugas tambahan, melainkan alat evaluasi utama untuk memastikan bahwa mahasiswa:
- Tidak hanya tahu konsep
- Tidak hanya mampu mengikuti praktikum
- Tetapi mampu merancang, membangun, dan menjelaskan sistem operasi nyata
Proyek akhir menjadi integrasi menyeluruh dari:
- Kernel Linux
- User space & toolchain
- Networking & security
- OpenWRT & Android
- Observasi, analisis, dan dokumentasi teknis
Prinsip kunci OBE:
Yang dinilai bukan “apa yang dipelajari”, tetapi “apa yang bisa dibangun dan dijelaskan”.
Aturan Umum Proyek Akhir
Setiap proyek akhir WAJIB memenuhi kriteria berikut:
- Berbasis Linux / Android (open source)
- Dibangun dan dijalankan nyata, bukan simulasi statis
- Reproducible (bisa diulang di VM lain)
- Menggunakan Ubuntu 24.04 sebagai build host
- Menunjukkan pemahaman OS, bukan sekadar aplikasi
Output wajib (untuk semua pilihan proyek):
- Sistem berjalan
- Dokumentasi teknis
- Presentasi & demo
Pilihan Proyek Akhir
Mahasiswa memilih satu dari beberapa tema berikut. Semua tema setara bobotnya, perbedaannya hanya pada fokus OS engineering.
A. Custom Linux Distro
Deskripsi
Mahasiswa membangun distribusi Linux minimal dari Ubuntu 24.04 atau debootstrap, dengan fokus pada:
- Boot process
- Package selection
- System service
Cakupan Teknis
- Custom root filesystem
- Kernel bawaan Ubuntu atau custom kernel
- Init system (systemd minimal)
Langkah Umum
sudo debootstrap noble mydistro http://archive.ubuntu.com/ubuntu chroot mydistro /bin/bash
Tambahkan service minimal, lalu boot di VM.
Fokus penilaian:
Pemahaman boot → kernel → user space → service.
B. OpenWRT Mesh Router
Deskripsi
Membangun router OpenWRT dengan kemampuan mesh network (OLSR / BATMAN), dijalankan di VM atau x86 device.
Cakupan Teknis
- Build OpenWRT dari source
- Konfigurasi routing mesh
- Firewall & observasi routing behavior
Contoh Aktivasi OLSR
opkg install olsrd /etc/init.d/olsrd start
Fokus penilaian:
Networking stack, routing protocol, dan stabilitas sistem.
C. Kernel Tuning Study
Deskripsi
Studi eksperimen tuning kernel Linux di Ubuntu 24.04 dengan benchmark terukur.
Cakupan Teknis
- sysctl tuning
- Scheduler & memory tuning
- Benchmark sebelum–sesudah
Contoh Tuning
sudo sysctl -w vm.swappiness=10
Bandingkan hasil dengan vmstat, htop, dan iostat.
Fokus penilaian:
Kemampuan analisis dampak kernel terhadap performa.
D. Android x86 Custom ROM
Deskripsi
Membangun Android x86 custom ROM dari AOSP, dengan modifikasi:
- Service
- Default apps
- Konfigurasi sistem
Cakupan Teknis
- AOSP build
- Boot Android x86 di VirtualBox
- Observasi process & security
Contoh Observasi
adb shell ps -A adb shell getenforce
Fokus penilaian:
Android sebagai full OS, bukan sekadar platform aplikasi.
E. Hybrid Lab (Ubuntu + OpenWRT + Android)
Deskripsi
Proyek paling integratif, menggabungkan:
- Ubuntu sebagai controller
- OpenWRT sebagai router
- Android sebagai client
Cakupan Teknis
- Desain topologi jaringan
- Routing & firewall
- Service interoperability
- Security zoning
Contoh Alur Nyata
Android → OpenWRT → Ubuntu (web/SSH/monitoring)
Fokus penilaian:
Kemampuan system integration & security-aware design.
Dokumentasi Teknis (Wajib & Dinilai)
Dokumentasi bukan formalitas, tetapi bagian dari kompetensi engineer.
Struktur Minimal Dokumentasi
- Latar belakang & tujuan proyek
- Arsitektur sistem (diagram)
- Langkah implementasi
- Konfigurasi penting (dengan alasan)
- Hasil & observasi
- Kendala & solusi
- Refleksi pembelajaran OS
Tips akademik:
Dokumentasi harus cukup jelas sehingga orang lain bisa mengulang proyek Anda.
Presentasi & Demo
Presentasi
- 10–15 menit
- Fokus pada:
- Apa yang dibangun
- Mengapa desainnya demikian
- Apa yang dipelajari tentang OS
Demo
- Boot system
- Tunjukkan fungsi utama
- Jelaskan alur kernel → user space → aplikasi
Live Demo lebih bernilai daripada slide indah.
| Aspek | Bobot |
|---|---|
| Sistem berjalan | 40% |
| Pemahaman OS | 25% |
| Dokumentasi teknis | 20% |
| Presentasi & demo | 15% |
Tidak ada nilai tinggi tanpa sistem yang benar-benar berjalan.
Refleksi Akademik
Melalui proyek akhir ini, mahasiswa membuktikan bahwa ia mampu:
- Berpikir sebagai system builder
- Mendesain dan mengintegrasikan OS
- Menganalisis masalah sistem nyata
- Mengkomunikasikan solusi teknis secara akademik
Ini adalah transisi final dari:
mahasiswa pengguna OS → engineer sistem operasi
Penutup
Bab ini menutup seluruh perjalanan pembelajaran:
- Dari memahami konsep OS,
- ke membangun kernel & OS,
- hingga mengintegrasikan sistem nyata dan mempertanggungjawabkannya secara akademik.
- Jika Anda menyelesaikan proyek akhir ini dengan baik, Anda tidak hanya lulus mata kuliah—Anda siap masuk dunia rekayasa sistem.